Dosen UMUS Ciptakan Aplikasi Keuangan dan Mesin Produksi Inovatif untuk Peternak Puyuh Berkat Dana Hibah Kemenristek Dikti 2023

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

LPPM News, 26 Juni 2023 – Dosen Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), Roni, MM, Ak., yang juga merupakan Dosen Akuntansi, telah berhasil menciptakan aplikasi keuangan serta mesin produksi inovatif yang berfokus pada sektor peternakan puyuh. Prestasi ini menjadi kisah inspiratif dalam rangka pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang didukung oleh dana hibah dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) tahun 2023.

Aplikasi keuangan yang dikembangkan oleh Dosen Roni memiliki tujuan untuk membantu para peternak puyuh dalam mengelola dan memantau aspek keuangan usaha mereka dengan lebih efisien. Aplikasi ini dirancang untuk mencakup berbagai fitur, termasuk pencatatan pendapatan, pengeluaran, perhitungan laba-rugi, serta analisis keuangan yang mendalam. Melalui aplikasi ini, peternak puyuh diharapkan dapat memiliki kontrol yang lebih baik terhadap kondisi keuangan usaha mereka.

Baca juga : Inovasi Dosen Agribisnis UMUS: Aplikasi Kompos Limbah Daun Bawang Merah untuk Optimalkan Produksi Bawang Merah

Selain aplikasi keuangan, Dosen Roni juga berhasil menciptakan mesin produksi inovatif yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam usaha peternakan puyuh. Mesin ini didesain untuk membantu proses pemotongan, pengolahan, dan pengepakan telur puyuh dengan cepat dan akurat. Keberadaan mesin ini diharapkan dapat mengurangi beban kerja manual dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

Dosen Roni menjelaskan, “Saya merasa terhormat dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh dana hibah Kemenristek Dikti dalam rangka pengabdian kepada masyarakat. Melalui proyek ini, kami berusaha untuk memberikan solusi nyata bagi para peternak puyuh, terutama dalam hal pengelolaan keuangan dan peningkatan efisiensi produksi.”

Pengembangan aplikasi keuangan dan mesin produksi ini juga mengikuti skema pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang merupakan bagian dari upaya universitas dalam mengaplikasikan pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan masyarakat. PkM menjadi jembatan antara akademisi dan dunia nyata, dengan tujuan untuk menghasilkan dampak positif yang nyata dalam kehidupan masyarakat.

Rektor UMUS, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M., menyatakan, “Kami bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh Pak Roni dan timnya. Penciptaan aplikasi keuangan dan mesin produksi ini adalah contoh konkret bagaimana perguruan tinggi dapat berperan dalam menciptakan solusi inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.”

Baca juga : Game Edukasi Augmented Reality Dosen UMUS: Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Sentuhan Karakter

Pengembangan aplikasi keuangan dan mesin produksi ini bukan hanya sekadar teknologi semata, tetapi juga merupakan simbol kolaborasi dan semangat pengabdian. Harapannya, solusi inovatif ini dapat memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan sektor peternakan puyuh dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat petani di Indonesia.

Dengan prestasi ini, UMUS dan Pak Roni telah memberikan inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya untuk terus mendorong pengembangan teknologi dan inovasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

Berita Terkini

Berita KKN

Blog

Hak Cipta 2023 - LPPM UMUS - Pemutakhiran Februari 2023