LPPM News, Tegal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Tahun 2026 yang melaksanakan pengabdian di Desa Dukuh Tengah dan Desa Margasari, Kecamatan Margasari, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Bupati Tilik Desa yang diselenggarakan di Desa Dukuh Tengah, Kabupaten Tegal, pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif.
Informasi mengenai pelaksanaan kegiatan Bupati Tilik Desa telah disampaikan oleh Pemerintah Kecamatan Margasari melalui Ibu Pri Windiyanti, S.IP., selaku Kasi Pemerintahan, Ketenteraman, dan Ketertiban Umum (Pemtrantibum), sejak awal koordinasi penempatan mahasiswa KKN Universitas Muhadi Setiabudi. Saat Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama mahasiswa melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Margasari terkait penentuan lokasi KKN, pemerintah kecamatan juga menyampaikan agenda kunjungan Bupati Tegal ke Desa Dukuh Tengah. Informasi tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa untuk menyesuaikan program kerja sekaligus mempersiapkan diri agar dapat berpartisipasi secara optimal dalam kegiatan tersebut.

Menjelang pelaksanaan acara, mahasiswa KKN UMUS dilibatkan secara aktif oleh Pemerintah Desa Dukuh Tengah dalam berbagai persiapan. Di bawah arahan Kepala Desa Dukuh Tengah, Ibu Toisah, mahasiswa membantu penataan lokasi, koordinasi dengan panitia desa, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya guna mendukung kelancaran kegiatan. Sejumlah rapat koordinasi juga dilaksanakan di kediaman Kepala Desa sebagai pusat koordinasi panitia.
Kegiatan Bupati Tilik Desa merupakan program Pemerintah Kabupaten Tegal yang dipimpin langsung oleh Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H. bersama Wakil Bupati Ahmad Kholid dengan mengusung tagline “Tegal Luwih Apik”. Program ini bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, menyerap aspirasi warga secara langsung, mendekatkan layanan publik, memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran, serta memperkuat komunikasi dan semangat gotong royong di tingkat desa.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan senam bersama masyarakat. Selanjutnya, masyarakat memperoleh berbagai layanan publik yang diselenggarakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tegal di beberapa lokasi, antara lain Lapangan Suradirana dan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Dukuh Tengah.
Berbagai layanan yang disediakan meliputi perpanjangan SIM A dan SIM C, pelayanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, administrasi kependudukan, pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak daerah, pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor, pelayanan keluarga berencana (KB), donor darah, pemeriksaan kesehatan dan cek gula darah, pemeriksaan kesehatan hewan ternak, layanan perpustakaan keliling, pelayanan perizinan usaha, serta bazar pasar murah dan sembako.
Selain layanan publik, masyarakat juga disuguhkan berbagai kegiatan hiburan dan pelestarian budaya, seperti senam aerobik, pertunjukan drum band, hiburan karaoke, kesenian kuda lumping, pertandingan sepak bola, serta penyambutan Bupati Tegal yang diiringi alunan musik tradisional calung. Beragam kegiatan tersebut semakin menyemarakkan suasana sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Puncak kegiatan berlangsung pada pukul 16.15 WIB ketika Bupati Tegal, Wakil Bupati, beserta jajaran OPD Kabupaten Tegal tiba di Desa Dukuh Tengah. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, masyarakat, serta mahasiswa KKN Universitas Muhadi Setiabudi yang telah bersiap di sepanjang Jalan Krajan Utama Nomor 01, Desa Dukuh Tengah.
Bagi mahasiswa KKN UMUS, momen penyambutan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan. Di sela-sela kegiatan, Bupati Tegal menyempatkan diri berdialog secara langsung dengan mahasiswa. Beliau menanyakan asal perguruan tinggi, lokasi penempatan KKN, serta lama masa pengabdian mahasiswa di desa. Percakapan singkat tersebut diakhiri dengan pesan penyemangat agar mahasiswa senantiasa menjalankan pengabdian kepada masyarakat dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Pada malam harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan Dialog Interaktif Diseminasi Informasi kepada Masyarakat Desa yang menghadirkan Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran OPD Kabupaten Tegal di Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dialog tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, serta memperoleh informasi mengenai berbagai program pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dengan pembagian doorprize kepada peserta, pemberian apresiasi kepada pemenang lomba kebersihan RT, serta penutupan pertandingan sepak bola. Antusiasme masyarakat yang tinggi sejak pagi hingga malam hari menunjukkan besarnya partisipasi warga dalam mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Tegal.
Usai seluruh rangkaian kegiatan, Bupati Tegal masih meluangkan waktu untuk berbincang santai dan foto bersama dengan mahasiswa KKN Universitas Muhadi Setiabudi. Kehangatan dan keterbukaan beliau dalam berdialog memberikan kesan mendalam bagi mahasiswa sekaligus menjadi motivasi untuk terus berkontribusi melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat selama pelaksanaan KKN.
Bagi mahasiswa KKN Universitas Muhadi Setiabudi Tahun 2026, keterlibatan dalam kegiatan Bupati Tilik Desa tidak hanya menjadi pengalaman dalam mendukung penyelenggaraan agenda pemerintahan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata mengenai kepemimpinan, pelayanan publik, kolaborasi lintas sektor, serta pentingnya membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Pengalaman tersebut semakin memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Semangat kolaborasi yang terjalin selama kegiatan diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam pembangunan desa yang berkelanjutan sejalan dengan semangat “Tegal Luwih Apik”.
