Panitia KKN LPPM UMUS Adakan Monev di Desa Salem Brebes: Mendorong Keberlanjutan Program Pemberdayaan Masyarakat

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

LPPM News – Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) mengadakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Salem, Kabupaten Brebes. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemajuan dan dampak program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan selama program KKN berlangsung. Seperti yang kita ketahui bersama, KKN di Desa Salem merupakan KKN kolaborasi dengan mahasiswa KKN dari Universitas Kuningan (Uniku)

Monev yang dilaksanakan di Desa Salem ini merupakan bagian penting dari proses KKN yang bertujuan untuk memastikan efektivitas program serta mengevaluasi manfaat yang diberikan kepada masyarakat setempat. Selama beberapa minggu terakhir, mahasiswa peserta KKN telah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan dan proyek yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup dan pemberdayaan masyarakat di desa tersebut.

Kepala LPPM UMUS, Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd., yang didampingi oleh Wakil Rektor III, Wadli, S.TP., M.Si, Kepala LPM dan Kepala LP3.mengungkapkan, “Kami sangat antusias dengan hasil-hasil yang dicapai selama program KKN berlangsung di Desa Salem. Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat, mahasiswa kami semoga berhasil mengimplementasikan berbagai proyek yang mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah ini.”

Baca juga: Pelepasan Mahasiswa KKN UMUS Brebes 2023 di Kecamatan Banjarharjo

Selama Monev, para mahasiswa menyampaikan kegiatan yang masih dilakukan, tantangan yang dihadapi, serta hasil yang telah dicapai. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain:

1. Pelatihan Kewirausahaan: Mahasiswa memberikan pelatihan kewirausahaan kepada para pemuda desa untuk membantu mereka dalam memulai usaha kecil dan menengah. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat desa.

2. Program Pendidikan Anak: Mahasiswa membantu dalam mengadakan program pendidikan informal untuk anak-anak desa, seperti kegiatan membaca dan menulis, serta bermain edukatif. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan menulis serta meningkatkan kualitas pendidikan di desa.

3. Pengelolaan Sampah: Mahasiswa bekerja sama dengan masyarakat dalam mengelola sampah dan memperkenalkan konsep daur ulang. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

4. Program Pertanian Berkelanjutan: Mahasiswa membantu dalam mengenalkan teknik pertanian berkelanjutan kepada petani desa, seperti penggunaan pupuk organik dan metode tanam yang ramah lingkungan.

Dalam kesempatan ini, Kepala Desa Salem, Anto Riyanto, S.Hut., juga memberikan testimoni positif mengenai partisipasi mahasiswa dalam program KKN. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan oleh para mahasiswa KKN dari LPPM UMUS. Program ini semoga membawa manfaat besar bagi masyarakat kami dan kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut di masa depan,” ujarnya.

Ahmad Hasan juga menambahkan bahwa setelah Monev ini, panitia KKN akan terus bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk mencari solusi berkelanjutan atas isu-isu yang masih dihadapi oleh desa. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah melalui program KKN yang kami selenggarakan,” kata Ahmad.

Baca juga : LPPM UMUS menjalin Kolaborasi Inovatif Desa Binaan dengan Desa Banjarlor

Monev program KKN di Desa Salem Brebes ini menunjukkan komitmen LPPM UMUS dalam mengimplementasikan pendekatan pembangunan berkelanjutan melalui partisipasi aktif mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat. Semoga keberhasilan yang dicapai di Desa Salem dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menjalankan program serupa yang berdampak positif dan berkelanjutan.

Berita Terkini

Berita KKN

Blog

Hak Cipta 2023 - LPPM UMUS - Pemutakhiran Februari 2023